30 Oktober 2013

4 tahun kutinggalkan blog ku...

Berawal dari Rima pengen punya blog dan aku mencoba mencari program blogger di app store, dapatlah Blogger. 

Setelah aku install dan aku aktifkan blog Istriku, aku pun terpikir utk membuat blog sebagai catatan pribadiku. 

Rupanya accountku di Blogger sudah ada dan aku coba reaktifkan kembali. 

Dan... Setelah aktif kembali aku baca tulisan2 yg pernah aku buat..., ada rasa haru melihat tulisanku 4 tahun lalu disaat semua baik2 saja. Banyak sekali perubahan selama 4 tahun berlalu yang terkadang aku rasa 4 tahun itu tidaklah terlalu terasa, namun secepat itu pula roda dunia bisa menyajikan kesan yg berbeda secara mendalam.

Sempat kulihat fotoku saat aku tunangan, aku liat mertuaku tidak berubah banyak dgn kondisinya saat ini, sementara kondisi papa saat ini sudah tiada, ada yang pergi, ada pula yang hadir. Reiko anakku...

Terkadang aku merasa takut, seperti singa kehilangan taring. Terutama menjalankan usaha yang penuh dgn resiko ini.

Mudah2an Tuhan senantiasa menyertai dan melindungi kami dalam kehidupan kami saat ini. 

Papa... Papa jangan pikirkan beban kami, papa harus bahagia disana. Ini adalah perjuangan hidup kami, walau kami tak lagi bisa menyentuhmu, namun kami yakin engkau selalu ada disekitar kami, berbahagialah pa, kami hanya titip doa agar keturunanmu ini tidak mengecewakanmu. 

Reiko dan papa


Masalah Oji dan Melly soal medis

Ntah aku harus bilang apa, jika memang seperti itu kejadiannya, saya tidak akan menyalahkan sikap Oji dalam meminta pergantian biaya. 

Sudah sepantasnya justru Oji diberikan penghargaan atas itikad baiknya. Memang kondisi kami beberapa bulan berturut-turut sedang tidak baik, ditambah kejadian ini, mungkin hanya 1 kata utk mengungkapkannya "Apes".

Pastinya kita semua tidak menginginkan kejadian ini, terlepas dari saya pun mengenal baik Oji dan Melly namun dalam sikap profesionalisme profesi hal ini sudah menjadi tanggung jawab kami.

Jikalaupun berharap sesuatu mungkin wujudnya adalah keringanan saja, ntah dalam bentuk keringanan nominal ataupun keringan tempo.

Apa yang bisa kita pastikan didunia ini? inilah realitanya jawabannya.

Mudah2an hal ini bisa membuka mata mama agar menjalankan usaha ini secara profesional, banyak yang harus diperhitungkan, dibenahi dan ditata ulang. Tantangan akan terasa makin berat untukku sebagai generasi penerus.

2013 benar2 menjadi tahun terburuk sepanjang hidupku. Aku kehilangan papa, kondisi keuanganpun tidak baik, dan masalah terbesar kami hadapi ditahun ini sepanjang usaha kami berjalan. 

Kiranya semua ini memberikan makna dan maksud yang indah dari Tuhan untuk kehidupan kami selanjutnya.

Mohon maap sebesar-besarnya untuk Oji dan Melly, tidak pernah terpikir sedikitpun terbersit untuk meletakkan kalian dalam kondisi yg buruk ini.

Sudah menjadi resiko kesalahan yg dilakukan orang lain turut menjadi kesalahan kami.


21 Januari 2009

Days in Darwis Triadi

SONY DSC

Ini adalah hari-hariku mengenyam Ilmu Fotografy di Darwis Triadi Jakarta, proses pembelajarannya begitu menyenangkan, mungkin juga krn faktor aku suka dg apa yang diajarkan disamping kondisi lingkungan anak2x yang ikutan belajar juga para instrukturnya yg asik dan gaul banget.

Maksud kedatanganku di Jakarta disamping untuk mengenyam pendidikan itu juga menambah perangkat untuk kameraku.

Sony 70-200mm f/2.8 SSM Lens for Sony Alpha Digital SLR Camera 

Lensa ini saja dibandrol senilai 25 juta

A700   White Lense

Dengan memiliki lensa 70-200mm F 2,8 (Tele) dan lensa 16-105mm (wide) serta acesoris lainnya, didukung sertifikat darwis triadi aku harap sudah cukup untuk memulai usaha sampinganku sebagai fotografer preweding dan Weding.

Mumpung masih muda, ada kemauan dan kemampuan kenapa tidak kita mencoba segala bilang selama itu positif :)

Beberapa hasil fotoku saat praktek:

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSCSONY DSC SONY DSC

Animals

SONY DSC

SONY DSC SONY DSC

Friends

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Ice Drop

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Thnks to Dita for being my model

DSC00066  SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

I'll call u if I need model

05 Januari 2009

Keyakinan yg membutakan (Israel - Palestina)

Jika kita melihat TV acaranya tidak lebih menunjukkan sikap anti Israel, dan bagi saya hal itu wajar-wajar saja, krn spt biasa masyarakat kita mudah dipengaruhi dengan tontonan yg cenderung hy menonjolkan kerugian pihak tertentu saja tanpa menguraikan secara jelas sebab akibat atau asal muasalnya...

Kejadian ini hampir mirip dg Tragedi Mei lalu di Jakarta dimana masyarakat dipanaskan dengan tontonan dan bacaan2x korban dari pihak sipil atau kekerasan2x yg dilakukan aparat untuk memupuk kebencian masyarakat pada pemerintahan saat itu *sebenarnya itu adalah keberhasilan media dalam melakukan propaganda*.

Dalam kaitannya dgn masalah Israel - Palestina, media pun melakukan hal serupa, kebenaran dibalik itu adalah "Apa yang dilakukan umat muslim jika saat merayakan hari raya Idul Fitri mereka diserang"? Dan yang dilakukan Israel terhadap Palestina lebih kurang seperti itu menyangkut penyerangan yg dilakukan pada saat malam Natal oleh pihak Palestina.

Namun keyakinan membutakan masyarakat kita, mereka sudah tidak perduli asal usul, benar salah. Perasaan toleransi dan senasib krn faktor kesamaan keyakinan tidak lebih dari kumpulan geng mafia, tanpa perduli pihaknya salah atau benar.

Mungkin inilah wajah asli bangsa kita yg selama ini tertutup topeng ramah karena rezim Soeharto menggunakan sistem pemerintahan tangan besi bagi siapa saja yg ingin mengacaukan bangsa kita.

01 Januari 2009

Happy New Year


Sebelumnya aku ingin mengucapkan "Selamat Tahun Baru 2009" semoga segala sesuatunya akan lebih baik ditahun yang baru ini, apapun yang belum tercapai ditahun-tahun sebelumnya semoga bisa segera terlaksana.

Setiap orang memiliki tradisinya masing-masing dalam rangka menghabiskan sisa malam dipenghujung tahun, mulai dari menghabiskan waktu di jalan raya, bernostalgia berdua bersama kekasih, nonton konser bareng, main petasan dan kembang api bersama, namun karena malam itu hujan kebiasaan-kebiasaan ini agak terbatasi.


Aku yang mungkin seperti sebagian orang lainnya sesuai tradisi dan kebiasaan keluargaku, setiap malam tahun baru aku selalu bersama keluarga, namun sayangnya orang tua dan adik-adikku jauh, sehingga aku merayakannya bersama keluarga Ica (Mami, papi, Angel, dan rekan-rekan mereka), mulai dari bincang-bincang, makan bersama, main kembang api dan petasan hingga doa bersama.

Untungnya dipenghujung tahun hujan mulai mereda, walau kondisi cuaca masih sedikit rintik-rintik, aku dan keluargaku bisa menikmati private fireworks party. Dengan lantunan live music dan pesta kembang api bersama kalangan sendiri suasana Tahun Baru cukup mengesankan walau acara diracik secara sederhana.