27 Juni 2008

Akhirnya

Yang ditunggu-tunggu tiba juga dengan keadaan sehat walafiat *salah gak ya nulisnya* xixixixi.

Pagi kemarin aku dibangunin ama Agam, ngajak aku ke Tenau (Pelabuhan Kupang) karena kapal yang mengangkut box, speaker, dan peredamku telah tiba. Wah semangat boooo, walau jalan masih sempoyongan langsung buru-buru ke kamar mandi dan "I'm ready to go" *halachh lagu banget*.

Sesampai disana sudah dengan semangat berapi-api, eh taunya tuh barang baru bisa diambil setelah makan siang karena bongkar muatan lom selesai.... "Cabeeee deeee". Dengan berat hati dan menahan kecewa aku pulang tanpa hasil.

Sekitar jam 12 kurang aku udah tiba disana, berhubung aku udah gak sabar karena si penanggung jawab gudang masih makan siang, sutralah... aku bayar aja anak buahnya untuk buka tuh peti kemas...

Dengan harus digotong 4 orang, box audioku yang terbuat dari campuran besi yang aku buat di Surabaya akhirnya masuk mobil ambulance *loh kok?* ya gimana lagi, abis barangnya gede, itupun aku harus duduk nyempil-nyempil... tp gak apa2x lah demi si pucuk tercinta :p

Sesampai dirumah aku bongkar muatan, dan papa ngeliat sambil ngomong ke aku "Kalo kali ini kamu gak puas lagi apa mobil mau dibelah?" Hahaha, becanda nyindir pastinya.... langsung aja aku bilang "berarti kudu ganti mobil" sambil becanda lagi...

Setelahnya aku bawa sebagian peralatan "Box dan Speaker" ke bengkelnya Evan, ia sampe terkagum-kagum liat box dan speakernya.... "Gak sabar dengan suaranya" kata si Evan.... *sama donkkkkkkk* :p

Untungnya di bengkel dia hari ini hanya ada mobilku, sehingga hari ini mobilku full dikerjain secara intensif, mungkin juga dia takut krn rencanaku yang akan pindah bengkel kalo dia gak serius ngerjain mobilku...

BONGKAR ABISSS !!!!
Gitu kali ya judulnya yang pas... dengan kondisi tadi siang.

Pengerjaan dimulai dengan pembongkaran plafon dan perkakas samping lainnya guna pemasangan peredam suara.

Baru kali ini aku merasa benar-benar puas dibengkel karena seharian para montir hanya sibuk mengerjakan mobilku... dan hasilnya cepet bangettttt, rencana besok mulai dilakukan pemasangan kabel, dan rencanaku plafon mobil dijahit kulit... biar makin cihuy :D.



Walau sambil getok plafon buat ngencengin peredam tapi sempat2xnya ngelirik cewek ya.... Mas Don.... Mas Don....





Tumbuh jerawat di daguku....
Sepertinya aku begitu merindukannya
Namun sayangnya....
Hix.. hix.. hix...
*Seharusnya gak usah merasa seperti ini ya??*

24 Juni 2008

Wush... Wush... Wush...

Mungkin begitu kalo denger kondisi di luar, angin bertiup kencang sekali.... menurut laporan perkiraan cuaca *yaelah* kecepatan angin mencapi 40km/jam... *wesss awas langgar lampu merah*.

Kecepatan angin yang sebegitu cepatnya membuat gelombang laut diwilayah NTT mencapai ketinggian hingga 6 meter... *Untung dilaut, kalo didarat itu namanya Tsunami*, gosipnya sih angin di NTT hembasan dari badai diluar negeri sana.

Canopi Rumah Sakit ancur semua sampe robek-robek karena terjangan angin yang begitu kencangnya, bahkan didalam mobil pun terasa banget angin mendorong mobil *Ngeriiii*. Mobil aja terkadang berhenti karena terjangan angin, gimana kapal dilaut sana.

Kondisi ini membuat barang yang aku paketkan dari Surabaya melalui Kapal hingga kini belum bisa tiba, karena kapal yang membawanya terhambat di perairan Ende sana, kapan sampainya??? Belum bisa dipastikan...

Kalopun aku merasa dirugikan sudah pasti banyak yang lebih merasa dirugikan, aku hanya bisa berharap badai segera berlalu.

Aku Jatuh Cinta

Awalnya ku tak mengerti apa yg sedang kurasakan
Segalanya berubah dan rasa rindu itu pun ada
Sejak kau hadir di setiap malam di tidurku
Aku tahu sesuatu sedang terjadi padaku

Sudah sekian lama ku alami pedih putus cinta
Dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa asmara
Dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku
Kau berbeda dari yang ku kira

*
Aku jatuh cinta kepada dirinya
Sunguh sungguh cinta oh apa adanya
Tak pernah ku ragu namun tetap selalu menunggu
Sungguh aku jatuh cinta kepadanya
*

Coba-coba dengarkan apa yang ingin aku katakan
Yang selama ini sungguh telah lama terpendam
Aku tak percaya membuatku tak berdaya
Tuk ungkapkan apa yang kurasa

*
Kadang aku cemburu, kadang aku gelisah
Seringnya ku tak tentu lalui hariku
Tak dapat ku pungkiri hatiku yang terdalam
Betapa aku jatuh cinta kepadanya
*

23 Juni 2008

1 Tahun Lalu

Tanpa terasa waktu terus bergulir, tepat tanggal 23 lalu aku merayakan acara pertunanganku dengan Ica yang dalam waktu dekat nanti aku akan menjadikannya istriku.

Dihari yang sama pula kami merayakan Ulang Tahun papa yang ke 59, sehingga kini umur papa genap 60 tahun. Terimakasih Tuhan Engkau masih berkenan memberi 1 umur lagi kepada orang tuaku.

Waktu yang berlalu adalah hal yang sangat aku takutkan, yang selalu menghiasi doa-doaku dimalam hari, hari ini akan menjadi hari yang akan selalu kukenang seumur hidupku, disaat kami masih diperkenankan untuk tertawa, bercanda dan bertukar pikiran bersama.

Tidak ada yang abadi di dunia ini, dan aku ingin menikmati masa-masa yang masih bisa kunikmati saat ini, kenikmatan yang berbeda dengan masa-masa yang akan datang nanti.


So much about life
I've learned from you
You've set a good example
As I grew

Lessons you taught me
Beyond compare
These you gave lovingly
While I was in your care

How fortunate I am
No one knows better than I
Those valuable lessons
Everyday I apply

Thank you for all
That you've done
To numerous to mention
Thanks for each one




Tadi aku bicara dengan temanku "Togar", ia seorang tentara Angkatan Laut, ia disana bertugas sebagai pembina mental, aku tak menyangka ternyata imannya begitu kuat, dan sebaliknya aku merasa malu pada diriku sendiri. Hatiku sempat terketuk akan cerita-ceritanya, dimana selama ini aku telah lupa dengan janjiku pada Tuhan.

Aku pun terkadang kesal pada diriku sendiri, kenapa kekuatan dagingku selalu mengalahkan kekuatan hatiku. Selintas aku teringat bagaimana dulu aku tersesat, berjalan hampa seolah tanpa tujuan hingga akhirnya Ia datang kedalam mimpiku "temanku berkata mimpi seperti itu adalah Wahyu", dan seharusnya aku berbahagia karena Tuhan masih mencari aku sebagai domba yang tersesat.

Tuhan benar-benar sayang padaku, ia selalu mengingatkanku atas kesalahanku, termasuk dalam rencana pernikahan ini, melalui temanku Togar ini yang awalnya aku tak mengenalnya.

Kok bisa sih?? Mungkin hanya itu yang bisa terpikir olehku... Selama ini mama selalu mengajakku ke Gereja namun aku selalu menolaknya, tapi kok ia bisa mengetuk hatiku... Justru aku menjadi takut.... dalam hati aku hanya bisa berkata:



"maafkan aku Tuhan, aku memang manusia yang tidak tau diri, ajarkan aku untuk bisa menyenangkan hatiMu"

22 Juni 2008

Weeding Preparation

Jika orang pusing memikirkan persiapan pernikahannya, aku justru pusing memikirkan Audio Mobilku, padahal 1 bulan lagi aku menikah....

Sebagian orang mungkin heran, kenapa begitu??

Contoh saja dalam Undangan, aku sudah membuat konsep, namun orang tuaku pengennya seperti ini dan seperti itu, begitu juga sample yang aku minta dari tiap jenis undangan, seolah tak digubris... Setibanya undangan barulah terlihat ada hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan.... ya sutralah... dari awal aku udah bilang minta sample dari tiap undangan tapi dicuekin...

Banyak hal-hal yang seharusnya dalam pernikahan menjadi kuasa dari sang calon "raja semalam", namun dalam kenyataannya tidak lebih dari calon "aktor semalam" yang tugasnya hanya memerankan konsep yang telah dibuat sang "sutradara" (orang tua).

Menghadapi kondisi seperti itu stress juga, terkadang aku kasih pendapat seperti tidak dihargai dan cenderung dicuekin, namun disaat aku cuek dibilang gak perduli dan cuman pengen terima beres... "SERBA SALAH GAK SIH !!!".

Seperti yang aku bilang sama papi: "Yah aku sih pi... yang penting menikah, mo bagaimana-bagaimana nanti ya terserah orang tua aja lah...". Daripada ribut ma orang tua... capekkk, wong tamu-tamunya juga adalah tamu orang tua"

Kondisi yang demikian membuat aku berpikir daripada stress mikirin pernikahan, mending mikirin hobby, disitu aku masih bebas menyalurkan ide dan pendapatku.